Kerja keras dan keuletan disertai doa akan berbuah kesuksesan. Setidaknya pepatah itulah yang saat ini dialami Suharja Asmadidjaja (48), warga Cibitung Kabupaten Bekasi.
Betapa tidak, pengusaha asal Kabupaten Kuningan itu kini sukses menjadi pegepul kardus bekas yang beromset antara Rp. 250 juta hingga Rp. 300 juta per bulan.
“Saya belum mau dibilang pengusaha sukses karena hingga saat ini pun saya masih bekerja keras untuk meningkatkan usaha ini lebih maju,” ujar ayah tiga anak ini merendah.
Ia bercerita, awal usaha yang digelutinya bukan pengepul kardus bekas tetapi penjual kambing potong. Usaha itu ditekuninya sejak 1992 persis saat Uja, panggilan akrabnya, baru menginjakan kaki di Cibitung.
Usahanya berubah haluan ketika Uja bertemu dengan teman lamanya. “Ia cerita soal bisnis daur ulang barang bekas. Dari cerita itu akhirnya menjadi inspirasi saya untuk memulai usaha daur ulang,” jelasnya.
Bermodalkan Rp. 50 juta, pada 1995 usaha yang benar-benar dunia baru baginya dimulai bekerja sama dengan temannya. Dirasa cukup menimba ilmu dan pengalaman, sarjana Hubungan Internasional Fisip Universitas Pasundan Bandung itu akhirnya memutuskan berusaha sendiri.
Tak dinyana, usaha yang dipandang orang sebelah mata itu ternyata mampu menopang kehidupan keluarganya. “Senenarnya ga nyambung ya antara pendidikan saya dengan bisnis “kotor” ini,” ujarnya berkelakar.
Jatuh bangun dalam bisnis ini telah ia rasakan. Perlahan tapi pasti, usahanya semakin maju dengan omset terus meningkat. Saat ini usahanya telah berkembang pesat.
Rata-rata per bulan, Uja mampu mengrim barang ke pabrik sekitar 105 ton dalam 20 pengiriman. Dari pengiriman itu, ia meraup keuntungan kotor antara 40 juta hingga 50 juta.
Pembelian bahan baku kardus bekas tidaklah sulit. Beberapa pengepul kecil yang menampung dari pemulung siap menyokong. “Intinya bagaimana menjaga hubungan kita dengan supplier kecil. Biasanya saya melakukan inden (pembayaran dimuka - red) agar stocknya tidak dijual ke tempat lain.”
Memang tidak mudah menggeluti dunia bisnis daur ulang. Beberapa pelaku bisnis ini banyak yang tumbang akibat salah perhitungan. Disamping itu kerja keras dan keuletan sangat dibutuhkan. (Ir)
Foto : Irwan Gunawan

goodjob bro…..
Sukses selalu …