Bisnis Ayam Potong Masih Menggiurkan

ternak ayamSeperti tak lekang oleh waktu, bisnis ayam potong tampaknya tetap menjanjikan keuntungan. Konsumen pun tak pernah surut bahkan makin menunjukan grafik meningktat. Di beberapa pasar tradisional, pedagang ayam potong manjadi salah satu target buruan konsumen.

Bagi Anda yang sedang mencari ide usaha sampingan maupun untuk bisnis utama, ada salah satu peluang usaha yang menjanjikan dan sudah cukup lama ada. Bisnis ini cocok bagi yang tinggal di daerah-daerah yang terdapat banyak lahan kosong dan kurang dimaksimalkan. Ya, usaha tersebut adalah usaha ternak ayam potong.

Komoditas ayam potong pada dasarnya cukup memberi harapan besar bagi para pebisnis daging ayam. Karena, permintaan selalu ada dan minat masyarakat terhadap daging dengan harga terjangkau juga cukup tinggi. Dan ini tentunya mendorong produktifitas ternak ayam potong untuk tetap eksis guna memnuhi kebutuhan pasar.

Peluang pasar untuk ayam potong ini memang cukup besar, namun modal yang digunakan juga cukup besar pula. Akan tetapi jangan heran bila banyak orang cepat kaya lantaran memiliki banyak kandang ayam potong yang semuanya selalu terisi dengan ayam ternak.

Peluang usaha yang menjanjikan ini sangat realistis dari segi permodalan. Modal yang dikeluarkan memang cukup besar yakni diangka ratusan juta, namun setimpal dengan hasilnya yang besar pula.

Jangan keburu meninggalkan halaman ini, lantaran tingginya modal yang menurut banyak orang tentu tidak menarik. Ada solusi lain agar modal bisa ditekan, yakni bekerjasama dengan sebuah perusahaan ternak yang mengelola bisnis peternakan ayam. Perusahaan ini banyak terdapat di Cirebon.

Mekanismenya adalah, selaku pemilik lahan hanya menyediakan bangunan kandang beserta perlengkapannya yang siap diisi oleh bibit ayam. dengan kapasitas biasanya minimal mampu menampung 3 ribu ekor ayam.

ternak ayam2Kemudian ajukan kerja sama atau bermitra dengan perusahaan tersebut, yang nantinya akan mengisi kandang yang sudah disiapkan dengan bibit ayam, lengkap dengan jatah pakan serta vaksin atau vitamin secara rutin hingga masa panen ayam.

Untuk hasil panen ternak, biasanya berlaku bagi hasil (sharing profite) antara pemilik kandang dan pihak perusahaan yang bersangkutan.

Dibandingkan beternak ayam potong sistem mandiri, yakni semua permodalan ditanggung sendiri, dan bila terjadi banyak ayam mati atau rugi pun ditanggung sendiri, beternak ayam pedaging sistem kemitraan tentu akan jauh lebih aman bila mana terjadi cuaca yang tidak bagus untuk pertumbuhan ayam yang mengakibatkan ayam tidak tumbuh maksimal atau mudah terserang penyakit.

Dengan bermitra dengan perusahaan ternak, efektifitas dalam beternak ayam pun bisa sangat maksimal, lantaran peternak tidak sendiri dalam mengelolanya. Petugas dari sebuah perusahaan ternak, akan rutin melakukan kunjungan berkala untuk memantau perkembangan ayam pedaging yang diternakan.

Ini tentu bisa menjadi pertimbangan bagi pengusaha pemula yang punya lahan luas. Atau bisa melirik lahan orang yang tak terpakai untuk disewa. (Ir)

Foto : Ist.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>